Cara Cek Handphone Xiaomi Asli atau Palsu

Xiaomi merupakan salah satu jenis produk handphone populer dan banyak diminati. Tingginya tingkat permintaan pasar terhadap produk ini membuat oknum tertentu meraup keuntungan dengan membuat produk tiruan. Jika Anda berminat untuk membeli handphone Xiaomi, Anda perlu teliti untuk melakukan pengecekan dengan detail karena secara kasat mata susah untuk membedakan produk yang asli dengan produk tiruan atau palsu. Berikut ini terdapat enam cara yang dapat dilakukan untuk mengecek apakah handphone Xiaomi produk asli atau palsu.

Baca Juga : Cara Mengunci Aplikasi di Handphone Android

Cek Handphone Xiaomi Asli atau Palsu

1. Kode IMEI

Kode IMEI merupakan kode unik pada handphone. Kode IMEI pada handphone Xiaomi dapat dilihat dengan menekan *#06# maka akan muncul kode IMEI handphone tersebut. Kemudian Anda dapat melakukan verifikasi kode IMEI di situs resmi Xiaomi, jika muncul keterangan bahwa kode IMEI sudah terdaftar maka dapat dipastikan bahwa handphone Xiaomi tersebut asli. Namun sebaliknya jika kode IMEI tidak terdaftari pada situs tersebut maka dapat dipastikan bahwa handphone Xiaomi tersebut palsu.

2. Baterai

Pengecekan baterai dapat dilakukan, hal ini merupakan cara yang cukup mudah. Handphone Xiaomi yang asli akan menggunakan warna dan desain baterai dengan ciri yang khas yaitu berwana orange. Ketika baterai yang Anda yang temui berwarna orange kemungkinan besar handphone Xiaomi tersebut asli, begitupun sebaliknya jika baterai yang Anda temui berwarna lain ada kemungkinan handphone Xiaomi tersebut palsu. Anda juga dapat melakukan pengecekan pada kapasitas baterai apakah sudah sesuai dengan spesifikasi yang ditawarkan, jika tidak Anda dapat meragukan keaslian dari produk tersebut.

3. Sistem Operasi

Handphone Xiaomi asli mendapatkan MIUI versi stabil. Ketika Anda melakukan pengecekan MIUI handphone Xiaomi dan muncul tulisan versi beta, maka kemungkinan itu merupakan produk palsu yang menggunakan custom ROM abal -abal. Pengecekan MIUI juga dapat dicek secara online.

4. Menggunakan Factory Reset

Ketika Anda membeli handphone Xiaomi jenis tertentu dengan harga murah dibanding harga pasar, mungkin Anda perlu sedikit waspada. Ada kemungkinan handphone Xiaomi tersebut hanya casing luarnya saja yang terlihat sangat mirip dengan produk aslinya, namun jeroannya produk abal – abal. Anda dapat melakukan factory reset untuk mengantisipasi hal seperti ini, setelah tereset install aplikasi Sensor Box, CPU-Z dan Antutu untuk melihat detail jeroan dari produk tersebut apakah sesuai dengan kotak dusbook.

5. Fisik Handphone Xiaomi

Pengecekan fisik handphone Xiaomi sangat mudah untuk dilakukan yaitu dengan melihat bagian belakang dari casing. Handphone Xiaomi yang asli akan terlihat jelas sertifikasi garansi, replacement dan kode keamanan. Berbeda halnya dengan handphone Xiaomi yang palsu, pada bagian belakang akan terlihat ngeblur. Pada handphone Xiaomi yang palsu juga tidak terdapat kode keamanan hal tersebut yang menjadi tanda bahwa produk tersebut palsu. Handphone Xiaomi palsu umumnya pada ujung kotak tidak tajam dan kartu garansi terlihat murahan.

6. Menggunakan Akses Mi Recovery

Handphone Xiaomi mempunyai akses Mi Recovery, untuk mengakses Mi Recovery dapat dilakukan saat handphone dalam kondisi mati kemudian cukup tekan tombol volume up dan power secara bersamaan. Ketika proses pengaksesan Mi recovery sedang berjalan, akan muncul tampilan kelinci Mi terlihat mengoperasikan maskot robot android. Kemudian akan muncul pilihan bahasa Inggris dan Cina. Ketika pengaksesan Mi recovery sedang berlangsung tanpa melalui menu pilihan bahasa, maka ada kemungkinan handphone Xiaomi tersebut merupakan produk palsu.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *